Jakarta — Pengurus Pusat Srikandi Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya resmi meluncurkan program Sekolah Lansia Ratu Sinuhun di Arimbi Pejaten Village, Jakarta Selatan, Sabtu (30/8/2025). Acara ini menjadi tonggak penting bagi organisasi perempuan tersebut dalam memberdayakan kalangan lanjut usia sekaligus mendukung program pemerintah terkait bonus demografi dan kesejahteraan lansia.
Waketum Srikandi TP Sriwijaya yang juga Owner Arimbi Pejaten Suite, Dewi Arimbi Alamsyah menegaskan bahwa sekolah lansia ini dirancang sebagai wadah pembelajaran, pemberdayaan, dan peningkatan kualitas hidup kaum lanjut usia.
“Lebih dari 80 persen pengurus dan anggota Srikandi TP Sriwijaya adalah lansia. Kami ingin memastikan mereka tetap sehat, bahagia, dan mandiri di masa tua,” ujarnya pada wartawan.
Program sekolah lansia ini terbagi dalam tiga jenjang yakni Program S1: 12 kali pertemuan dalam setahun, fokus pada kemandirian individu. Program S2: Memberikan kemampuan lansia untuk membantu dan mengurus orang lain.Sedangkan Program S3: Membentuk lansia sebagai pengajar yang dapat berbagi ilmu serta pengalaman kepada sesama.
Selain menjadi wadah pengembangan diri, sekolah ini juga membawa semangat perjuangan mengangkat Ratu Sinuhun—tokoh perempuan asal Sumatera Selatan yang memiliki kontribusi besar dalam hukum adat—sebagai pahlawan nasional.
Ketua Umum Srikandi TP Sriwijaya, Nyimas Aliah, SE., S.Sos., M. Ikom. menambahkan bahwa nilai-nilai dalam kitab undang-undang warisan Ratu Sinuhun mencerminkan perlindungan terhadap perempuan, kesetaraan gender, serta penghapusan kekerasan sejak berabad-abad lalu.
“Pemikiran beliau jauh melampaui zamannya. Sudah seharusnya Ratu Sinuhun mendapat pengakuan sebagai pahlawan nasional perempuan,” jelas Dewi Kunti.
Hingga saat ini, perjuangan Srikandi TP Sriwijaya untuk mengusulkan Ratu Sinuhun sebagai pahlawan nasional telah mendapat dukungan dari pemerintah daerah. SK Walikota dan Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, telah diterbitkan. Targetnya, usulan resmi akan masuk ke Kementerian Sosial pada Maret 2026.
Selain sekolah lansia, Srikandi TP Sriwijaya juga menginisiasi Koperasi Ratu Sinuhun sebagai sarana kemandirian ekonomi anggotanya. Acara grand opening ini dihadiri 285 anggota dan pengurus, dengan sekitar 135 orang di antaranya merupakan lansia aktif.
“Harapan kami, sekolah ini bisa melahirkan lansia sehat, mandiri, aktif, tangguh, sekaligus menjadi teladan bagi generasi berikutnya. Ke depan, kami menargetkan pembukaan cabang di Palembang, Bengkulu, dan Jawa Barat,” pungkas Dewi Arimbi.