Jakarta — Setelah Partai NasDem menonaktifkan kadernya yakni Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari anggota Legislatif, kini giliran Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi memberhentikan Eko Patrio dan Uya Kuya dari keanggotaan DPR RI. Keputusan ini diumumkan usai rapat internal DPP PAN yang digelar pada Sabtu (31/8/2025).
Wakil Ketua Umum PAN,Viva Yoga Mauladi menyampaikan, pemberhentian kedua figur publik tersebut dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja dan pertimbangan strategis partai.
“PAN menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya penyegaran kader di parlemen sekaligus penyesuaian dengan dinamika politik nasional,” ungkap Viva.
Seperti diketahui Eko Patrio dan Uya Kuya menjadi sorotan publik karena berbagi video aksi berjoget di dalam Gedung DPR usai pengumuman kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR. Aksi tersebut dinilai arogan dan sangat tidak sensitif terhadap kondisi ekonomi yang sedang sulit dialami masyarakat
Publik bereaksi keras terhadap tindakan mereka. Kericuhan dan demonstrasi meluas—termasuk penjarahan dan penyerbuan terhadap rumah pribadi mereka—menjadi puncak kemarahan masyarakat
Eko Patrio, yang dikenal sebagai komedian sekaligus politikus senior PAN, telah duduk di kursi legislatif selama beberapa periode. Sementara itu, Uya Kuya yang baru bergabung ke DPR RI pada periode 2024–2029, sebelumnya menjadi sorotan publik karena kiprahnya di dunia hiburan dan aktivitas sosial.
Meski begitu, PAN menegaskan bahwa pemberhentian ini bukan akhir dari perjalanan politik keduanya. Partai tetap membuka ruang komunikasi jika Eko maupun Uya berkenan melanjutkan kontribusi di bidang lain di luar parlemen.
Hingga berita ini diturunkan, baik Eko Patrio maupun Uya Kuya belum memberikan keterangan resmi terkait keputusan partai tersebut.