Presiden Prabowo dan Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Kemitraan Indonesia-Rusia

VLADIVOSTOK — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, Rusia, Kamis, 3 September 2026. Pertemuan bilateral tersebut berlangsung di sela-sela Forum Ekonomi Timur atau Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 dalam format working lunch.

Pertemuan kedua pemimpin menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Rusia yang selama ini terus berkembang di berbagai bidang.
Dalam sambutannya, Presiden Vladimir Putin menyampaikan apresiasi atas kunjungan Presiden Prabowo ke Vladivostok. Putin menilai intensitas komunikasi dan pertemuan langsung yang dilakukan kedua kepala negara menunjukkan kuatnya hubungan strategis antara Indonesia dan Rusia.

“Yang Mulia Bapak Presiden, izinkan saya mengucapkan selamat datang ke Kota Vladivostok. Pertemuan hari ini merupakan pertemuan kedua pada tahun ini. Dan kontak kita yang pribadi mencerminkan sifat strategis dari hubungan bilateral antara Rusia dan Indonesia,” ujar Putin.

Putin juga mengapresiasi kehadiran Presiden Prabowo sebagai tamu kehormatan utama dalam EEF ke-11. Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan kehormatan bagi Rusia sekaligus menjadi kesempatan untuk mempererat komunikasi kedua negara.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kesediaan Bapak Presiden berkunjung ke Kota Vladivostok dan ikut serta dalam Forum Ekonomi Timur sebagai tamu kehormatan utama. Kami sangat senang dan gembira menerima kunjungan dari Bapak hari ini,” ungkap Putin.

Sementara itu, Presiden Prabowo menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dan keramahan pemerintah Rusia selama berada di Vladivostok. Prabowo mengaku merasa terhormat dapat kembali bertemu dengan Presiden Putin.

“Terima kasih, Yang Mulia, Presiden Putin, Presiden dari Federasi Rusia. Pertama-tama, saya senang sekali berjumpa lagi dengan Yang Mulia. Terima kasih atas sambutan yang hangat dan keramahan yang diberikan kepada saya,” kata Prabowo.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan ucapan selamat atas Hari Nasional Federasi Rusia yang diperingati pada 12 Juni 2026. Ia turut menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan KTT Peringatan ASEAN-Rusia ke-35 pada 18 Juni 2026.

Prabowo sekaligus menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat menghadiri secara langsung kedua agenda penting tersebut akibat harus menangani persoalan dalam negeri.

“Saya mohon maaf sebesar-besarnya karena saya tidak dapat menghadiri acara penting tersebut karena ada masalah dalam negeri yang tidak bisa saya tinggalkan,” tutur Prabowo.

Meski demikian, Prabowo menegaskan kehadirannya di Vladivostok merupakan bentuk penghormatan sekaligus komitmen Indonesia dalam menjaga dan memperkuat hubungan dengan Rusia.

“Tapi saya membayar hutang saya dengan hadir di Vladivostok sekarang. Sekali lagi terima kasih,” ucapnya.

Pertemuan Prabowo dan Putin ini sekaligus memperlihatkan konsistensi kedua negara dalam membangun komunikasi tingkat tinggi. Hubungan Indonesia-Rusia diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat strategis bagi kepentingan kedua negara, termasuk dalam kerja sama ekonomi, investasi, energi, pendidikan, teknologi, hingga berbagai sektor lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus Jose Antonio Morato Tavares. Sumber: Sekretariat Presiden

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *