Show Malam Sold Out! Arie Kriting Tambah Pertunjukan Siang “Mungkin Ada Benarnya”

Jakarta — Antusiasme publik terhadap pertunjukan stand-up comedy bertajuk “Mungkin Ada Benarnya” yang dibawakan oleh komika ternama Arie Kriting terus membludak. Setelah tiket pertunjukan malam resmi habis terjual, penyelenggara akhirnya membuka show tambahan yang akan digelar pada Sabtu, 2 Mei 2026 pukul 13.00 WIB di Graha Bhakti Budaya.

Penambahan jadwal ini menjadi respons atas tingginya minat penonton yang ingin menyaksikan langsung special show terbaru dari Arie Kriting. Sebelumnya, pertunjukan malam pukul 19.00 WIB telah dinyatakan sold out tanpa sisa.

Melanjutkan kesuksesan special show sebelumnya, “Ilmu Hitam” (2023), “Mungkin Ada Benarnya” hadir dengan pendekatan yang lebih reflektif terhadap kondisi sosial masyarakat saat ini. Melalui materi komedi yang tajam namun menghibur, Arie mengangkat isu polarisasi yang kian terasa—di mana perbedaan pendapat sering kali berujung pada perpecahan dan minimnya ruang dialog.

Lewat panggung ini, Arie mengajak penonton untuk lebih terbuka dalam menyikapi perbedaan. “Kita kerap terlalu mudah menjustifikasi dan menolak sebuah gagasan hanya karena kita tidak menyukai orang yang menyampaikannya. Padahal bisa jadi, pendapat tersebut mungkin ada benarnya,” ujar Arie dalam keterangan rilisnya.

Tak hanya menghadirkan materi yang kuat, pertunjukan ini juga akan dimeriahkan oleh deretan komika sebagai opener seperti Upit Rukmana, Oki Daeng Mabone, dan Boah Sartika. Sementara itu, acara akan dipandu oleh Ardit Erwandha, Kristo Immanuel, serta Priska Baru Segu, menjadikan pertunjukan ini sebagai paket hiburan lengkap di akhir pekan.

Untuk show siang pukul 13.00 WIB, harga tiket tetap sama dengan show malam, mulai dari Rp185.000 hingga Rp585.000 (belum termasuk pajak dan biaya layanan). Dengan variasi harga yang terjangkau, show tambahan ini membuka lebih banyak kesempatan bagi penonton untuk menikmati pengalaman special show secara langsung.

“Mungkin Ada Benarnya” bukan sekadar pertunjukan komedi, melainkan ruang refleksi bersama. Lewat humor, Arie Kriting mencoba menjembatani perbedaan agar tidak berujung pada kebencian. “Saya percaya, humor adalah jembatan agar kita tidak saling membenci,” pungkasnya.

Dengan tiket show malam yang telah ludes, pertunjukan siang menjadi kesempatan terakhir bagi publik untuk menyaksikan karya terbaru ini secara langsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *