Jakarta — Musisi sekaligus aktor Ariyo Wahab mengungkapkan antusiasmenya terlibat sebagai juri dalam ajang pencarian bakat band bertajuk Band Academy yang diselenggarakan oleh Indosiar.
Program ini menjadi gebrakan baru dalam industri musik Tanah Air setelah berhasil menjaring lebih dari 1.500 band dari seluruh Indonesia. Melalui proses seleksi ketat, kini tersisa 30 band terbaik yang siap tampil di panggung utama mulai Selasa, 7 April 2026 pukul 19.00 WIB.
Ariyo mengaku keikutsertaannya sebagai juri merupakan impian lama yang akhirnya terwujud. Sejak kecil, ia bercita-cita menjadi pemain band hingga kini berkembang menjadi musisi profesional, dan kini memiliki keinginan baru untuk menjadi juri dalam ajang band bergengsi.
“Band Academy bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah kolaborasi dan proses pembelajaran bagi para peserta. Banyak band berbakat di Indonesia yang membutuhkan akses dan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka di panggung yang lebih besar,” ungkapnya pada wartawan di SCTV Tower, Kamis (2/4/2026)
Ariyo juga menyoroti perubahan industri musik saat ini yang sangat dipengaruhi oleh media sosial. Ia menilai banyak musisi yang kesulitan menembus pasar jika tidak viral, sehingga kehadiran program ini menjadi peluang nyata bagi para band untuk tampil secara langsung dan mengasah mental panggung mereka.
“Band itu sebenarnya masih ada, tapi gairahnya yang mulai berkurang. Lewat acara ini, kita ingin menghidupkan kembali semangat itu,” ujarnya.
Dalam proses penilaian, Ariyo menegaskan bahwa setiap juri memiliki spesialisasi berbeda, mulai dari songwriting, produksi musik, hingga penampilan panggung dan fashion.
“Hal ini menjadi kekuatan utama dalam membentuk paket lengkap sebuah band yang siap bersaing di industri,” tandasnya.
Menariknya, “Band Academy” juga menghadirkan konsep kolaboratif, termasuk peluang kolaborasi dengan talenta dari ajang dangdut seperti D’Academy. Ariyo pun menekankan bahwa peserta tidak perlu terlalu fokus pada kemenangan, melainkan menikmati proses dan berkembang secara profesional.
Ia percaya bahwa proses yang kuat akan menghasilkan karier yang panjang, dibandingkan kesuksesan instan yang tidak bertahan lama. Lebih lanjut, Ariyo memberikan apresiasi terhadap keberanian Indosiar menghadirkan program ini.
“Langkah tersebut sebagai “rock n roll” karena berani membawa visi besar untuk menghidupkan kembali ekosistem musik band Indonesia yang dinilai mulai meredup,” urainya.
Dengan dukungan juri, coach, dan sistem yang terstruktur, ia optimistis “Band Academy” mampu menjadi titik balik kebangkitan musik band di Indonesia.
“Ini bukan sekadar acara, tapi gerakan untuk menghidupkan kembali musik band Indonesia,”pungkasnya.


