Lia Emilia Rutin Gelar Arisan Kajian dan Jumat Berkah, Bukti Pedangdut Tak Selalu Dipandang Negatif

Jakarta – Nama Lia Emilia selama ini dikenal publik lewat lagu-lagu dangdut populer seperti “Sahara” dan “Kerak Telor”. Namun di balik aktivitasnya sebagai penyanyi, Lia ternyata memiliki sisi lain yang jarang terekspos. Selama bertahun-tahun, ia rutin menjalankan kegiatan sosial dan keagamaan bersama rekan-rekannya dari berbagai profesi, mulai dari artis, DJ, pengusaha hingga pekerja kantoran.

Di tengah anggapan sebagian masyarakat yang masih memandang dunia dangdut dari sisi negatif, Lia memilih membuktikan bahwa seorang penyanyi juga bisa aktif dalam kegiatan positif yang membawa manfaat bagi banyak orang. Salah satu kegiatan yang konsisten dilakukannya adalah arisan kajian yang digelar rutin setiap bulan.

“Jadi setiap arisan itu kita panggil ustaz untuk memberikan kajian keagamaan. Ya buat pencerahan rohani biar nggak ngeblenk, sebulan sekali acaranya,” ujar Lia saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (23/5/2026).

Lia Emilia – Artis Penyanyi. (Foto: Dok. Pribadi)

Menurut Lia, kegiatan arisan kajian tersebut sudah berjalan kurang lebih selama tiga tahun. Menariknya, peserta yang ikut bukan hanya dari kalangan artis atau penyanyi dangdut saja, tetapi juga berasal dari berbagai latar belakang profesi.
“Jadi kita bercampur baru kita semua, mulai dari artis penyanyi sampai orang kantoran,” ungkapnya.

Kebersamaan lintas profesi itu menurut Lia justru menjadi nilai positif tersendiri. Selain mempererat silaturahmi, kajian tersebut juga menjadi sarana untuk saling mengingatkan dan memperbaiki diri di tengah kesibukan masing-masing.

Tak hanya fokus pada kegiatan rohani, Lia juga aktif dalam aksi sosial melalui program Jumat Berkah yang sudah dijalaninya sejak hampir satu dekade terakhir. Kegiatan tersebut dilakukan secara rutin di berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung hingga Lombok bersama keluarga dan rekan-rekannya.

“Jadi Jumat berkahnya gantian, misalkan minggu ini Jumat berkah di Bandung dan Jakarta bareng anak-anak wartawan juga. Terus aku juga ngadain dengan keluargaku di Lombok dan lainnya,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Lia mengaku tidak selalu bisa turun langsung ke lapangan karena padatnya jadwal manggung dan kegiatan lain. Namun ia memastikan tetap ikut berpartisipasi melalui donasi maupun bantuan materi.

“Jadi nggak turun langsung lewat sumbangan. Kayak Mas Agus dari Posberitakota ngajakin untuk gabung Jumat Berkah wartawan aku nggak bisa karena pas barengan acara juga. Tapi kalau nggak sibuk ataupun tidak berpapasan dengan jadwal acara aku, kadang ikut turun juga. Alhamdulillah setiap Jumat Berkah aku pasti memang rutin,” paparnya.

Bagi Lia, berbagi kepada sesama bukanlah sesuatu yang harus menunggu kaya ataupun hanya dilakukan saat bulan Ramadan. Ia percaya sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan tetap berarti jika dilakukan dengan tulus dan istiqomah.

“Ya kalau rezeki kenapa tidak kita lakukan, meskipun tidak banyak banget yang penting ikhlas dan Insya Allah rutin kita lakukan,” tuturnya.

Lia pun mengaku banyak mendapatkan pengalaman spiritual dan hal-hal tak terduga sejak rutin menjalankan kegiatan berbagi tersebut. Ia merasa hidupnya menjadi lebih tenang dan selalu dipertemukan dengan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.
“Ya Alhamdulillah rezeki dan job ada aja, dan aku nggak takut kekurangan dengan Jumat Berkah ini. Dan aku happy aja lakukan ini, kita dikasih sehat itu juga rezeki, kita dikelilingi teman-teman yang baik itu rezeki,” katanya.

Selain Jumat Berkah, Lia juga memiliki kebiasaan sedekah subuh yang rutin dilakukannya setiap hari setelah salat Subuh. Ia bahkan menyiapkan sebuah celengan khusus untuk menyisihkan sebagian uang yang dimilikinya setiap hari.

“Jadi aku punya celengan, setiap hari aku masukin uang yang di dompetku, entah Rp100 ribu, Rp50 ribu, atau Rp20 ribu, pokoknya seberapalah. Nah nanti saat Jumat Berkah baru aku kasih, bisa lewat transfer atau lainnya. Kadang aku dengan Mas Ageng Kiwi juga aku ikut,” terangnya.

Di tengah kesibukannya dalam kegiatan sosial dan spiritual, Lia Emilia juga tetap aktif berkarya di industri hiburan. Saat ini ia tengah mempersiapkan proyek singel terbaru duet bersama Lely Sukma serta single solo yang direncanakan rilis pada akhir tahun 2026.

Lia berharap seluruh rencana kariernya berjalan lancar dan dirinya tetap bisa eksis di dunia entertainment yang telah membesarkan namanya. Baginya, berkarya dan berbagi adalah dua hal yang bisa berjalan beriringan.

“Semoga semuanya lancar, tetap bisa berkarya dan tetap bisa berbagi juga dengan sesama,” pungkasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *