Buka Tahun 2026, Film “Suka Duka Tawa” Hadirkan Komedi Keluarga yang Menghangatkan dan Reflektif

Jakarta — BION Studios bersama Spasi Moving Image siap membuka awal tahun 2026 di layar bioskop Indonesia melalui film drama komedi keluarga bertajuk Suka Duka Tawa. Film ini menjadi debut film panjang sutradara Aco Tenriyagelli dan disambut dengan respons hangat serta antusiasme tinggi dari para penonton dalam gelaran press screening.

Lebih dari sekadar tontonan pembuka tahun, Suka Duka Tawa menawarkan ruang refleksi bagi penonton untuk menertawakan luka-luka yang belum sepenuhnya sembuh sebelum melangkah ke lembaran baru. Dengan pendekatan personal, Aco Tenriyagelli mengusung gagasan “menertawakan luka dengan tawa” sebagai benang merah cerita yang dekat dengan pengalaman banyak orang.

Film ini turut digarap oleh Tersi Eva Ranti dan Ajish Dibyo, dengan Ajeng Parameswari sebagai produser eksekutif. Produser Tersi Eva Ranti menilai film ini menegaskan karakter kuat Aco sebagai pembuat film.

“Rekam jejak Aco lewat film pendek, video musik, hingga serial menunjukkan karakter karyanya yang kuat dan berbeda. Film ini menunjukkan kepekaannya dalam bercerita, memberi ruang bagi penonton untuk tertawa, terharu, dan merefleksikan luka masing-masing,” ujar Eva pada wartawan, Kamis (19/12/2025).

Kedekatan Aco dengan dunia musik kembali terasa lewat pemilihan soundtrack yang bukan hanya berfungsi sebagai pengiring, tetapi juga membangun pengalaman emosional yang kuat. Salah satunya adalah hadirnya kembali karya The Adams di layar lebar, bersama deretan lagu lain yang memperkuat nuansa reflektif dan nostalgia sepanjang film.

“Lewat film panjang pertama ini, saya ingin bercerita tentang bagaimana luka bisa diolah lewat komedi,” ujar Aco Tenriyagelli. “Dunia stand-up comedy terasa representatif. Menurut saya, Tawa mewakili banyak anak yang tumbuh dengan kehilangan sosok ayah. Harapannya, film ini bisa menghadirkan momen yang personal dan membuat penonton tertawa dan terharu di saat yang bersamaan,” tambahnya.

Sejak pemutaran perdananya, Suka Duka Tawa juga mendapat respons positif dari berbagai penonton, termasuk di ajang Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) serta sesi screening mendadak di Depok yang dipadati penonton. Antusiasme tersebut menunjukkan kedekatan emosional film ini dengan pengalaman keseharian audiensnya.

Banyak penonton mengaku merasa dekat dengan perjalanan karakter Tawa yang diperankan Rachel Amanda, seorang perempuan yang harus menghadapi luka masa kecilnya saat beranjak dewasa. Film ini mengajak penonton merefleksikan makna memaafkan dan bertumbuh bersama luka yang pernah dialami.

Chemistry antar pemeran terasa mengalir, khususnya antara Tawa dan geng stand-up-nya yang diperankan Bintang Emon (Iyas), Enzy Storia (Adin), Arif Brata (Nasi), dan Gilang Bhaskara (Fachri), yang menghidupkan sisi komedi film ini. Kehadiran Abdel Achrian, Nazira C. Noer, dan Mang Saswi turut memperkaya warna komedi dengan pendekatan yang segar.

Sementara itu, interaksi Tawa dengan sang ibu, Ibu Cantik (Marissa Anita), dan ayahnya, Keset (Teuku Rifnu Wikana), menghadirkan drama keluarga yang membumi. Relasi orang tua dan anak digambarkan penuh kesalahpahaman, rasa bersalah, serta kasih sayang yang sulit terucap.

“Di film ini, aku bisa berempati dengan apa yang dialami Tawa, tapi juga mencoba memahami posisi ayahnya, Keset,” kata Rachel Amanda.

Menurutnya semua karakter membawa emosi yang sangat manusiawi; dari marah, kecewa, dendam, sampai ke titik mencoba membuka pintu maaf.

“Aku berharap penonton tidak hanya terhibur, tapi juga keluar bioskop dengan perasaan yang berbeda setelah menonton,” ujarnya.

Produser Ajish Dibyo menyebut film ini sebagai pencapaian penting dalam perjalanan kreatif mereka.

“Saya sudah lama berkolaborasi dengan Aco, dan sangat senang bisa kembali bekerja sama di film panjang pertamanya dengan dukungan BION Studios. Ini menjadi milestone penting, bukan hanya bagi Aco, tapi juga bagi saya,” ungkapnya.

Film Suka Duka Tawa dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 8 Januari 2026. Informasi dan perkembangan terbaru mengenai film ini dapat diikuti melalui akun media sosial resmi BION Studios dan Spasi Moving Image.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *