JAKARTA – Kabar gembira bagi para pecinta musik dangdut Tanah Air! Setelah empat tahun tidak digelar, ajang pencarian bakat penyanyi dangdut daerah BINTANG PANTURA akhirnya kembali hadir melalui gelaran BINTANG PANTURA 2026.
Indosiar kembali membuka kesempatan bagi talenta-talenta dangdut dari berbagai daerah untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Menariknya, audisi perdana akan berlangsung di Aloon-Aloon Ponorogo, Jawa Timur, pada Minggu, 8 November 2026, mulai pukul 07.00 WIB. Audisi ini terbuka untuk masyarakat dan tidak dipungut biaya alias GRATIS.
Bukan sekadar ajang pencarian bakat, BINTANG PANTURA 2026 juga dikemas sebagai pesta rakyat yang menghadirkan kemeriahan khas panggung dangdut Pantura. Peserta tidak hanya dituntut memiliki kualitas vokal, tetapi juga harus mampu menguasai panggung, menunjukkan ekspresi, serta memiliki goyangan khas yang bisa menghidupkan suasana.

Ajang ini terbuka bagi penyanyi dangdut, koplo, campursari, keroncong, rockdut, reggae-dut hingga remix-dut. Peserta dapat mengikuti audisi secara solo maupun duo atau grup.
Kesempatan istimewa juga menanti para peserta terpilih. Dari setiap kota audisi, juri akan memilih tiga finalis terbaik untuk melanjutkan perjuangan ke Jakarta dan tampil secara langsung di Studio 5 Indosiar.
Bahkan, finalis asal Ponorogo dijadwalkan langsung tampil dalam episode perdana BINTANG PANTURA 2026 pada Sabtu, 14 November 2026, pukul 19.00 hingga 23.00 WIB. Artinya, hanya berselang enam hari setelah audisi di daerah, para finalis sudah berkesempatan menunjukkan kemampuan mereka di layar kaca nasional.
Untuk memeriahkan audisi perdana, Indosiar menghadirkan Zahra DA, Eby DA, dan Anna Zanet. Beragam hiburan juga disiapkan, mulai dari Saweran Hepi, Saweran Combo, Goyang Bintura Challenge, Aerobic Asik, photobox, hingga pasar jajanan. Puncak kemeriahan akan ditutup dengan Showcase Bintang Pantura pada malam hari.
Direktur EMTEK Media, Harsiwi Achmad, mengungkapkan bahwa musik dangdut memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Indonesia.
“Kesempatan yang diberikan Indosiar melalui D’Academy dan Bintang Pantura tidak hanya berhenti pada kompetisi, tetapi juga menjadi jalan bagi para alumninya untuk membangun karier profesional di industri musik dangdut,” ungkap Harsiwi.
Sebelumnya, BINTANG PANTURA telah melahirkan sejumlah penyanyi yang masih eksis di industri musik Tanah Air, di antaranya Lilis Darawangi, Jamila Putri, Findi Artika, Dimas Tedjo, dan Anna Zanet.
Sementara itu, episode perdana yang mengusung tema “Malam Rungkad” akan dipandu Gilang Dirga, Rina Nose, Melly Lee, dan Andi Syaqirah. Soimah dipercaya menjadi Juragan O.M. Rewo-rewo, didampingi Dimas Tedjo serta Tazir DA8.
Sejumlah bintang tamu juga akan ikut memeriahkan tayangan perdana tersebut, di antaranya Gilga Sahid, Diana Sastra, Tasya Rosmala, Vita Alvia, serta sederet alumni D’Academy, Liga Dangdut Indonesia, dan Bintang Pantura.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti audisi, pendaftaran dapat dilakukan dengan mengunduh formulir melalui website resmi www.indosiar.com dan membawanya langsung ke lokasi audisi. Peserta minimal berusia 16 tahun, merupakan Warga Negara Indonesia, serta tidak sedang terikat kontrak dengan perusahaan rekaman maupun manajemen artis.
Selain audisi langsung, Indosiar juga membuka jalur audisi online hingga 9 Januari 2027 melalui bintangpantura.kapanlagi.com.
Calon peserta cukup mengunggah video bernyanyi lagu Pantura bertempo cepat dan pelan, lengkap dengan goyangan, melalui TikTok, Instagram, atau Vidio menggunakan tagar #BintangPantura2026.
Setelah Ponorogo, audisi akan berlanjut ke lima kota lainnya di Pulau Jawa hingga pertengahan Januari 2027.
Kembalinya BINTANG PANTURA 2026 tentu menjadi kesempatan emas bagi penyanyi daerah untuk membuktikan bahwa panggung lokal bisa menjadi awal perjalanan menuju panggung nasional. Jadi, siapa bintang dangdut berikutnya yang akan mencuri perhatian Indonesia?


