“Istiqomah Cinta” Tembus 100 Episode, Konflik Emran hingga Kehadiran Karakter Baru Bikin Cerita Makin Panas

Jakarta – Sinetron “Istiqomah Cinta” yang tayang di SCTV terus mencuri perhatian penonton tanah air. Memasuki lebih dari 100 episode penayangan, sinetron produksi SinemArt bersama Ess Jay Studios ini menghadirkan konflik yang semakin rumit, emosional, sekaligus penuh kejutan.

Sejak tayang perdana pada 9 Februari 2026 pukul 18.25 WIB, kisah perjalanan cinta Khansa yang diperankan Yasmin Napper dan Fathan yang dimainkan Arbani Yasiz berhasil membuat penonton ikut larut dalam drama yang terus berkembang. Kini hubungan keduanya semakin diuji setelah Fathan mulai kehilangan kepercayaan kepada Khansa akibat pengaruh Emran yang diperankan Cakrawala Airawan.

Memasuki episode terbaru, alur cerita semakin menarik dengan hadirnya karakter-karakter baru seperti Oscar yang diperankan Teuku Ryan, Vionika yang diperankan Anjani Dina, hingga Puspa yang diperankan Djihan Ranti. Kehadiran mereka membawa warna baru sekaligus memperluas konflik dalam cerita.

Cakrawala Airawan mengaku bersyukur “Istiqomah Cinta” mampu bertahan hingga lebih dari 100 episode. Menurutnya, antusiasme penonton menjadi alasan utama sinetron ini terus berkembang.

“Alhamdulillah kita bersyukur banget ya ‘Istiqomah Cinta’ saat ini sudah lebih dari 100 episode, karena ternyata masih banyak yang nonton dan mengikuti ceritanya,” ujar Cakrawala Airawan dalam wawancara virtual pada Kamis (21/5/2026)

Ia juga membocorkan bahwa misteri teror yang selama ini muncul perlahan akan terungkap. Karakter Emran yang dikenal manipulatif dan memiliki sisi “psycho” disebut akan semakin menarik untuk diikuti.

“Perkembangannya saat ini teror-teror misterius ternyata akan diungkap dan kesananya ceritanya makin menarik tentunya,” katanya.

Sementara itu, Anjani Dina menjelaskan transformasi karakternya dari Monika menjadi Vionika menjadi tantangan tersendiri. Jika Monika dikenal jahat dan meledak-ledak, Vionika hadir sebagai sosok yang jauh lebih lembut dan baik hati.

“Kalau Monika kan dar der dor banget, ngomong sesukanya. Sedangkan Vionika lebih halus dan sopan karena dia orang baik,” jelas Anjani Dina.

Ia mengaku perlu waktu beradaptasi saat berpindah karakter karena sosok Monika sudah sangat melekat dalam dirinya.

“Begitu pindah ke karakter Vionika aku perlu adaptasi sekitar dua atau tiga hari berubah drastis dan waktunya nggak lama,” tambahnya.

Di sisi lain, kehadiran karakter Oscar yang diperankan Teuku Ryan juga sukses mencuri perhatian. Oscar digambarkan sebagai sosok pengacara cerdas yang awalnya ingin membantu Khansa keluar dari penjara, namun lambat laun memiliki sisi manipulatif yang mirip dengan Emran.

“Karakter Oscar itu seperti Emran tapi dengan cara yang lebih halus,” ungkap Teuku Ryan.

Ryan mengaku tantangan terbesarnya adalah mempelajari istilah-istilah hukum demi mendalami perannya sebagai pengacara.

“Pernah juga aku lagi briefing diajarin soal KUHP dan itu jadi luar biasa buat aku, tapi alhamdulillah bisa berjalan lancar,” katanya.

Sementara itu, Djihan Ranti yang memerankan Puspa hadir sebagai perempuan kuat dengan latar kehidupan yang keras. Karakternya mulai merasakan jatuh cinta setelah bertemu Oscar, meski hubungan keduanya juga dipenuhi konflik dan kecemburuan.

Djihan mengaku membangun chemistry dengan Teuku Ryan tidak terlalu sulit karena keduanya sering berdiskusi dan banyak berbincang di lokasi syuting.

“Dia enak diajak ngobrol dan berdialog jadi nyambung,” pungkas Djihan.

Dengan konflik yang semakin berkembang, misteri yang mulai terkuak, serta hadirnya karakter-karakter baru, “Istiqomah Cinta” semakin menghadirkan cerita penuh emosi yang membuat penonton penasaran di setiap episodenya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *