Felicia Bikin Afgan Merinding dan Duet Spesial di The Icon Indonesia, Gerald Selamat Berkat Virtual Gift

Jakarta – Kompetisi pencarian bakat menyanyi “The Icon Indonesia” semakin mendekati babak puncak. Disiarkan secara langsung setiap Senin malam di SCTV, persaingan antar finalis semakin ketat dan menegangkan. Pada babak “Top 8 Final Special Million Views” yang berlangsung Senin (15/6/2026), delapan finalis terbaik mendapat tantangan membawakan lagu-lagu hits yang telah meraih jutaan penonton dan pendengar di berbagai platform digital.

Malam kompetisi dibuka dengan penampilan kolaborasi seluruh finalis yang membawakan lagu “Diam-Diam Suka” dan “Eee A”, sukses menghidupkan suasana Studio 6 EMTEK City. Kehadiran para juri ternama, yakni Titi DJ, Afgan, Isyana Sarasvati, dan Andien, semakin menambah kemeriahan sekaligus meningkatkan tensi persaingan. Berbeda dari babak sebelumnya, dukungan pemirsa melalui fitur Virtual Gift menjadi faktor penting yang menentukan perjalanan para finalis menuju babak berikutnya.

Vedra asal Batam tampil sebagai pembuka kompetisi dengan membawakan lagu “Hanya Memuji” yang dipopulerkan Shanty.
Penampilannya mendapat tiga standing ovation dari para juri. Andien memuji kemampuan Vedra dalam menempatkan kekuatan vokalnya secara tepat, sementara Isyana memberikan masukan terkait penggunaan improvisasi yang dinilai terlalu banyak meski tetap mengakui kualitas vokalnya yang luar biasa.
Gerald dari Ambon kemudian tampil membawakan lagu “Masih Ada” yang dipopulerkan Ello.

Penampilannya mendapat dukungan langsung dari Ello melalui tayangan video. Meski dipuji karena kemampuan koreografinya yang semakin berkembang, Titi DJ menilai Gerald perlu meningkatkan kontrol vokalnya agar tetap maksimal saat tampil sambil menari.

Momen emosional hadir saat Silvia asal Bandung membawakan lagu “Suara (Ku Berharap)” milik Hijau Daun. Penampilannya menuai apresiasi tinggi dari para juri. Titi DJ bahkan menyebut Silvia berhasil bangkit dan menunjukkan perkembangan yang luar biasa setelah beberapa kali berada di zona merah. Isyana Sarasvati menilai penampilan Silvia kali ini sebagai yang terbaik sepanjang kompetisi karena perubahan teknik bernyanyinya yang sangat signifikan.

Diva dari Semarang juga tampil memukau lewat lagu “Dia” yang dipopulerkan Anji. Keempat juri sepakat bahwa karakter vokal Diva semakin kuat dan khas. Dukungan khusus dari Anji melalui video turut menambah semangat bagi Diva untuk melanjutkan perjuangannya di panggung The Icon Indonesia.
Salah satu penampilan paling mencuri perhatian malam itu datang dari Felicia asal Tangerang yang membawakan lagu “Mangu”.

Penampilannya sukses membuat seluruh juri memberikan standing ovation. Titi DJ bahkan menyebut Felicia berpotensi menjadi ikon musik Indonesia berikutnya.

Sementara Afgan mengaku merinding mendengar penampilannya dan menyebut Felicia sebagai salah satu vokalis terbaik di generasinya. Pujian tersebut berlanjut dengan kejutan duet spontan antara Afgan dan Felicia membawakan lagu “Percayalah”, yang menjadi salah satu momen paling berkesan malam itu.

Suasana haru juga menyelimuti panggung saat Glenn dari Deli Serdang menyanyikan lagu “Gala Bunga Matahari”. Lagu tersebut memiliki makna mendalam karena mengingatkannya pada sang oma dan opa yang telah membesarkannya sejak kecil. Penampilan penuh penghayatan itu membuat Glenn tak mampu menahan air mata di akhir lagu dan mendapat standing ovation dari seluruh juri.

Sementara itu, Sheera asal Bali berhasil memukau lewat lagu “Butiran Debu”. Isyana Sarasvati menilai penampilan Sheera kali ini menjadi yang paling menyentuh sepanjang kompetisi karena berhasil memadukan teknik vokal dan penghayatan secara seimbang. Afgan juga memuji kemampuan Sheera mengeksekusi improvisasi yang sulit dengan sangat baik.

Sebagai penampil terakhir, Queen dari Ambon membawakan lagu “Sayang”. Meski mendapat apresiasi atas perkembangan warna vokalnya, para juri menilai Queen masih perlu menghadirkan faktor kejutan atau wow factor yang lebih kuat agar mampu bersaing dengan peserta lainnya di fase kompetisi yang semakin ketat.

Di penghujung acara, Gerald (Ambon), Silvia (Bandung), dan Queen (Ambon) harus berada di zona merah. Berkat perolehan Virtual Gift tertinggi, Gerald berhasil mengamankan tempat di babak berikutnya. Sementara itu, keempat juri sepakat menyelamatkan Silvia. Dengan hasil tersebut, Queen harus mengakhiri perjalanannya di panggung “The Icon Indonesia”.

Persaingan kini berlanjut ke babak Top 7 Final yang akan disiarkan langsung pada Senin, 22 Juni 2026 pukul 21.15 WIB di SCTV. Berikan dukungan dan menjadi saksi lahirnya ikon penyanyi pop terbaru Indonesia melalui ajang “The Icon Indonesia” dengan slogan, “Your Voice, Your Icon!”

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *