Felicia dan Vedra Siap Guncang Industri Musik, Lagu Kemenangan Disesuaikan dengan Karakter Vokal

JAKARTA — Ajang pencarian bakat menyanyi The Icon Indonesia tak hanya melahirkan juara, tetapi juga membuka jalan bagi dua talenta muda untuk memulai perjalanan profesional di industri musik Tanah Air.

Felicia sebagai Juara 1 dan Vedra sebagai Juara 2 kini resmi mendapatkan kontrak bersama label musik Trinity Optima Production, sekaligus lagu kemenangan yang dirancang untuk memperkuat karakter vokal masing-masing.

Felicia membawakan lagu berjudul “Masalahnya”, karya Iqbal Siregar, Dennis Ligia, dan Faishal M. Fasha. Sementara Vedra mendapatkan lagu kemenangan “Kronologi”, yang diciptakan oleh Alam Urbach.

Alam Urbach mengungkapkan, proses penciptaan “Kronologi” memang mempertimbangkan karakter vokal Vedra.

“Dari awal saya sudah mengamati penampilan Vedra selama mengikuti kompetisi sebelum merasa lagu tersebut cocok dengan karakter suaranya,” ujar Alam pada wartawan pada Selasa (11/8/2026)

Hal senada disampaikan Iqbal Siregar. Menurutnya, “Masalahnya” sebenarnya bukan lagu yang sejak awal dibuat khusus untuk Felicia. Lagu tersebut sudah dimilikinya sebelum akhirnya menemukan sosok penyanyi yang dianggap paling tepat membawakannya.

” Aku telah mengikuti perkembangan Felicia dan memahami karakter vokalnya. Setelah mendengar suara Felicia, ia merasa lagu tersebut sangat cocok untuk dibawakan sang juara,” akunya.

Dari sisi label, Chief of A&R Trinity Optima Production, Dwi Santoso, menjelaskan bahwa karakter Felicia dan Vedra sudah terlihat sejak keduanya berada di tahap Top 20.

Menurut Dwi, Felicia memiliki karakter kuat di musik pop dan R&B, sementara Vedra menonjol lewat kekuatan vokal, power, serta kemampuan penghayatan.

“Karena itu, pihak label sejak awal sudah mempersiapkan sejumlah lagu yang dianggap sesuai dengan karakter keduanya,” terangnya

Dari puluhan lagu yang dikumpulkan dan diseleksi, akhirnya “Masalahnya” dan “Kronologi” dinilai paling tepat menjadi lagu kemenangan Felicia dan Vedra.

Dwi juga menyoroti mental kedua penyanyi muda tersebut. Felicia yang masih berusia 14 tahun dan Vedra 16 tahun dinilai mampu melewati kompetisi panjang dengan mental yang kuat dan konsisten.

Bagi Vedra, “Kronologi” langsung menarik perhatian sejak pertama kali mendengarkan beberapa pilihan lagu.

“Aku merasa lagu tersebut sangat menggambarkan dirinya dan berharap bisa membawakannya jika berhasil mencapai Grand Final,” ungkapnya.

Sementara Felicia mengaku langsung merasa cocok ketika mendengar demo “Masalahnya”. Menurutnya, karakter musik dan cerita dalam lagu tersebut begitu dekat dengan dirinya dan banyak anak muda.

“Pengalaman pribadi dan cerita teman-temannya yang juga merasa relate dengan lagu tersebut membuat aku semakin mudah menghayati setiap bagian lagu,” pungkas wanita yang disapa Cia.

Kini, Felicia dan Vedra tak lagi sekadar menyandang gelar juara The Icon Indonesia. Dengan dukungan Trinity Optima Production dan lagu kemenangan yang disesuaikan dengan karakter masing-masing, keduanya siap membuktikan bahwa talenta muda Indonesia memiliki peluang besar untuk bersinar di industri musik Tanah Air.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *