JAKARTA – Sinetron unggulan SCTV, Wajah Cinta Yang Lain, semakin mencuri perhatian pemirsa lewat konflik cerita yang kian menegangkan setelah menembus lebih dari 100 episode. Tak hanya menghadirkan drama penuh intrik, sinetron produksi SinemArt ini juga menjadi momen spesial bagi Cut Tari yang kembali menjalani syuting sinetron stripping setelah vakum lebih dari enam tahun dari dunia hiburan.
Dalam sinetron ini, Cut Tari memerankan Tamara, sosok antagonis yang menjadi dalang di balik berbagai tragedi kehidupan Ariana, karakter yang diperankan Dinda Kirana. Demi melindungi Pamela, putrinya, Tamara rela melakukan berbagai cara, termasuk menghadapi Ariana yang perlahan mulai mengungkap rahasia masa lalunya.
Cut Tari mengaku sangat senang bisa menjadi bagian dari Wajah Cinta Yang Lain. Sejak awal mendengar jajaran pemain dan membaca jalan ceritanya, ia sudah merasa proyek ini memiliki daya tarik tersendiri.
“Jujur senang banget kalau sampai ke 100 episode. Dari awal ada kebayang-bayang, karena pemain-pemainnya bagus-bagus dan ceritanya juga keren. Nggak monoton seperti cerita-cerita biasa,” ungkap Cut Tari pada wartawan lewat virtual zoom, Kamis (22/10/2026).
Ia juga mengaku nyaman kembali menjalani aktivitas syuting stripping setelah cukup lama beristirahat dari dunia hiburan. Menurutnya, suasana kerja yang menyenangkan, kekompakan para pemain, serta jadwal syuting yang sehat membuatnya tetap bisa meluangkan waktu bersama suami dan anak-anak.
Meski kerap mendapat komentar pedas dari penonton karena karakter Tamara begitu kejam, Cut Tari justru menganggap respons tersebut sebagai bentuk keberhasilan dalam membawakan perannya.
“Karakter Tamara ini memang bukan untuk disenangi atau dicintai, tetapi untuk dibikin sebel,” ujarnya.
Sementara itu, Andri Mashadi, pemeran Bima, mengaku sejak awal cukup yakin Wajah Cinta Yang Lain mampu bertahan dengan episode panjang. Ia menilai cerita yang berbeda, konflik yang menarik, serta keseriusan tim produksi dalam membangun set menjadi nilai lebih sinetron tersebut.
Andri juga menyampaikan apresiasinya kepada Cut Tari yang kembali berakting setelah lama vakum. Ia berharap sinetron ini bisa terus berkembang hingga mencapai 1.000 episode.
Di sisi lain, Dinda Kirana mengungkapkan rasa bahagianya melihat antusiasme penonton yang terus meningkat. Ia menyoroti salah satu adegan paling emosional ketika Ariana dan Bima menjalani konflik dramatis di tengah laut.
Proses syuting adegan tersebut ternyata tidak mudah. Andri dan Dinda harus menghadapi ombak yang cukup besar hingga mengalami mabuk laut. Bahkan, obat antimabuk yang mereka konsumsi justru membuat keduanya mengantuk berat saat menjalani adegan.
Namun, perjuangan itu terbayar setelah adegan mereka mendapat banyak pujian dari penonton. Dinda mengaku terkesan melihat respons pemirsa yang begitu besar, termasuk jumlah penayangan di Vidio yang sempat mencapai sekitar 74 ribu saat ia mengeceknya.
“Alhamdulillah banget. Antusiasmenya lebih dari apa yang kita bayangkan. Kami berharap penontonnya bisa terus stabil dan semakin banyak,” pungkas Dinda.
Kini, konflik Wajah Cinta Yang Lain semakin memanas setelah penyamaran Ariana mulai terbongkar. Bima mengetahui bahwa Ariana sebenarnya adalah Asti, perempuan yang pernah menjadi istrinya. Sementara itu, Ariana harus menghadapi kenyataan pahit tentang rahasia masa lalu dan kejahatan Tamara.
Nasib Bima yang menghilang setelah terjatuh ke laut pun menjadi salah satu misteri yang membuat penonton penasaran. Andri bahkan menggoda para penggemar agar terus mengikuti sinetron tersebut untuk mengetahui kelanjutan nasib karakternya.
Dengan cerita yang penuh kejutan, karakter yang memiliki rahasia masing-masing, serta kekompakan para pemain di balik layar, Wajah Cinta Yang Lain diharapkan terus menemani pemirsa SCTV dengan konflik yang semakin seru dan emosional.


