Jakarta — Rumah produksi Palari Films resmi merilis official trailer, poster, serta original soundtrack (OST) film Monster Pabrik Rambut yang disutradarai oleh Edwin. Film ini menghadirkan deretan pemain seperti Rachel Amanda, Lutesha, Iqbaal Ramadhan, Didik Nini Thowok, Sal Priadi, serta kreator konten Kev.
Trailer film ini menampilkan nuansa horor yang tak biasa, dengan latar dunia kerja yang terasa dekat dengan realitas masa kini. Pabrik rambut yang menjadi lokasi utama digambarkan sebagai tempat mencekam, seolah berubah menjadi “monster” yang memaksa para pekerjanya terus bekerja tanpa henti.
Kisah berpusat pada Putri (Rachel Amanda) dan Ida (Lutesha), kakak beradik yang bekerja di pabrik tersebut untuk mengungkap misteri kematian ibu mereka. Namun, kejanggalan demi kejanggalan yang mereka temui justru memperkuat dugaan bahwa sang ibu meninggal secara tidak wajar.
Sementara itu, karakter Bona yang diperankan Iqbaal Ramadhan memiliki kemampuan unik meregenerasi tubuh layaknya Axolotl. Simbol ini menjadi metafora kuat tentang tuntutan dunia kerja yang seolah mengharapkan manusia terus “memperbaiki diri” demi produktivitas tanpa batas.
Diproduseri oleh Meiske Taurisia dan Muhammad Zaidy, film ini merupakan ko-produksi internasional yang melibatkan Indonesia, Singapura, Jepang, Jerman, dan Prancis. Naskahnya ditulis Edwin bersama Eka Kurniawan, melanjutkan kolaborasi sukses mereka setelah film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2021).
“Film ini ingin menggambarkan bagaimana kondisi kerja seringkali membuat manusia seperti mesin, terus bekerja tanpa henti. Bahkan seolah diharapkan bisa mengganti ‘spare parts’ sendiri,” ujar Edwin.
Poster resmi film menampilkan para karakter utama dengan tatapan kosong seperti kurang tidur, memperkuat tema kelelahan akibat overwork. Sosok misterius yang diperankan Didik Nini Thowok juga tampak mengintai di antara manekin, menambah kesan horor yang mengganggu.
Tak hanya itu, film ini juga menghadirkan OST berjudul Kepala, Pundak, Kerja Lagi yang diciptakan dan dinyanyikan oleh Sal Priadi. Lagu ini digadang-gadang menjadi “anthem” bagi para pekerja yang harus menghadapi tekanan lembur berkepanjangan.
Rachel Amanda menyebut film ini sangat relevan dengan kondisi generasi milenial dan Gen Z saat ini. “Overwork itu nyata. Film ini ingin mengingatkan bahwa istirahat adalah hak asasi manusia,” ujarnya.
Monster Pabrik Rambut juga menjadi debut horor bagi Iqbaal Ramadhan serta menandai langkah baru bagi Kev di dunia perfilman.
Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 4 Juni 2026 dan diharapkan menghadirkan pengalaman sinematik yang segar sekaligus menggugah kesadaran tentang realita dunia kerja.


